Berita  

MUI Masuk Sekolah, Jumat ini Pembinaan di SMA Negeri 2 Karimun

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karimun kembali melanjutkan program kegiatan ‘MUI Masuk Sekolah’ untuk memberikan pembinaan Rohis (Rohani Islam) kepada para siswa di sekolah. Untuk kegiatan Jumat (13/09/2026) ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Karimun, Kecamatan Karimun.

Hadir Ketua MUI Kabupaten Karimun, Drs. H. Afrizal, Sekretaris, H. Endang Sriwahyu dan Bendahara, Mulyadi. Untuk penceramah MUI Kabupaten menunjuk Hj. Maemunah, MM. Seperti dijelaskan Sekretaris MUI Karimun, H. Endang Sriwahyu, kegiatan hari ini merupakan sekolah ke-6 dari 8 SLTA yang ada di Pulau Karimun yang sudah dikunjungi.

Adapun sekolah-sekolah yang sudah dikunjungi adalah SMA Negeri 1 dan 3 Karimun, MA Yaspika, SMK Negeri 1, MA Negeri dan SMA Negeri 2 Karimun. SLTA lainnya direncanakan akan dikunjungi pada kesempatan selanjutnya.

Ketua MUI, H. Afrizal dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Karimun tahun 2026. Dari 12 komisi yang ada di struktur MUI Kabupaten Karimun salah satunya adalah ‘Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat’. “Kita mengunjungi sekolah Tingkat Atas (SMA dan MA) yang ada di Pulau Karimun untuk memberikan pembinaan kepada para siswa lewat kegiatan Rohis sekolah.” Demikian Ketua MUI mejelaskan.

Hj. Maemunah, salah seorang pengurus MUI yang diberi amanah untuk memberikan tausiah memberikan penekanan tausiahnya pada hubungan baik antar pelajar di sekolah. Dia mengingatkan untuk tidak saling membully baik langsung maupun melalui dunia maya. Dia menyebut istilah digital cyber bulliying yang mengandung arti adanya tindakan membulli teman melalui dunia maya. Itu sebagai salah satu bentuk kenakalan remaja yang terjadi saat ini.

Selain itu Ibu Maemunah juga menyebut beberapa kenakalan remaja lainnya saat ini, seperti penyalahgunaan media sosial, kejahatan siber pemula, komunitas daring ekstrem dan kejahatan non digital lainnya. Dia mengingatkan untuk menjauhi kejahatan seperti mencuri, bolos sekolah, main judi, tawuran, bullying, dll. Fokuslah pada pembelajaran di sekolah kita, katanya kepada para siswa SMA Negeri 2 Karimun yang antusias menyimak ceramahnya.***

Exit mobile version